Back to blog

7 prompt ChatGPT untuk caption media sosial yang menarik

3 min read
ChatGPT prompt media sosial konten Instagram

Kenapa prompt yang tepat itu penting

Coba tanya ChatGPT: “Tulis caption Instagram.”

Kamu akan dapat sesuatu seperti: “Setiap hari adalah kesempatan baru untuk menjadi versi terbaik dirimu! ✨ #motivasi #semangat”

Generik, tidak punya karakter, dan terasa seperti ribuan caption lain yang berseliweran di feed.

Sekarang coba: “Tulis 3 versi caption Instagram untuk foto saya yang sedang ngopi sambil kerja dari kafe di Bandung. Audience saya adalah pekerja remote usia 25-35. Tone: jujur dan relatable, bukan motivasi palsu. Panjang: maksimal 3 kalimat per caption.”

Hasilnya akan jauh berbeda. Spesifisitas adalah kunci — semakin detail instruksimu, semakin berguna outputnya.

7 prompt yang bisa langsung kamu pakai

1. Caption produk untuk jualan

“Tulis caption Instagram untuk produk [nama produk]. Manfaat utama: [sebutkan]. Target pembeli: [deskripsi singkat]. Sertakan CTA yang tidak terasa memaksa. Panjang: 4-5 kalimat. Tanpa hashtag dulu, saya akan tambahkan sendiri.”

2. Caption personal branding / inspirasi

“Tulis caption tentang [pengalaman atau pelajaran yang baru saya dapat]. Tone: jujur, tidak ceramah, seperti cerita ke teman. Hindari kalimat klise seperti ‘jangan menyerah’ atau ‘percayalah pada prosesmu’. Panjang: 5-7 kalimat.”

3. Thread Twitter / X tentang tips atau insight

“Tulis thread Twitter 5 tweet tentang [topik]. Tweet pertama harus langsung masuk ke poin — bukan pertanyaan retoris. Setiap tweet standalone tapi nyambung. Bahasa: santai, langsung, tidak ada filler.”

4. Caption LinkedIn untuk pencapaian profesional

“Tulis caption LinkedIn tentang [pencapaian: misalnya naik jabatan, selesaikan proyek besar, dapat klien baru]. Tone: percaya diri tapi tidak sombong. Akhiri dengan satu pertanyaan yang mengundang komentar. Panjang: 150-200 kata.”

5. Caption humor untuk engagement tinggi

“Tulis caption lucu tentang [situasi: misalnya kerja dari rumah, meeting yang bisa jadi email, deadline]. Referensi budaya Indonesia boleh. Hindari humor yang membutuhkan penjelasan. Berikan 3 opsi dengan nada yang sedikit berbeda.”

6. Caption storytelling di balik foto

“Saya punya foto [deskripsikan foto]. Tulis caption yang menceritakan konteksnya: apa yang terjadi sebelum foto diambil, bagaimana perasaan saya saat itu, dan satu hal yang saya pelajari dari momen itu. Panjang: 6-8 kalimat.”

7. Caption CTA untuk promo atau event

“Tulis caption Instagram untuk [nama event/promo]. Detail: [tanggal, apa yang ditawarkan, siapa targetnya]. CTA harus jelas tapi tidak agresif. Buat 2 versi: satu yang lebih formal, satu yang lebih kasual.”

Tips agar hasilnya tidak terasa AI

Hasil pertama dari ChatGPT adalah titik mulai, bukan produk akhir. Lakukan ini sebelum posting:

Tambahkan sapaan atau kata khas kamu. Kalau kamu biasa mulai caption dengan “Hai teman-teman” atau pakai kata-kata tertentu yang jadi signature, tambahkan sendiri. AI tidak tahu kebiasaanmu.

Minta 3 versi sekaligus. Tambahkan “berikan 3 versi dengan nada yang berbeda” di akhir promptmu. Biasanya salah satu dari tiga versi itu sudah 80% sesuai, dan kamu tinggal fine-tune.

Ganti emoji pilihannya. ChatGPT punya set emoji favorit (✨, 🚀, 💡 muncul terus). Ganti dengan emoji yang benar-benar kamu pakai, atau hapus kalau tidak relevan.

Tambahkan detail yang hanya kamu tahu. Nama teman, nama tempat spesifik, inside joke dengan followersmu — ini yang membuat caption terasa personal. AI tidak bisa menambahkan ini tanpa kamu beritahu.

Setelah beberapa kali iterasi, kamu akan tahu persis bagaimana menulis prompt yang langsung menghasilkan sesuatu yang dekat dengan suaramu.

Share:

Related Posts