Back to blog

Belajar coding lebih cepat dengan AI: panduan untuk pemula absolut

3 min read
coding pemula AI belajar ChatGPT

Apakah AI benar-benar bisa mengajari coding?

Ya — tapi dengan cara yang benar.

ChatGPT bisa menjelaskan konsep programming dengan bahasa yang sederhana dan sabar, menjawab pertanyaan yang mungkin kamu malu tanyakan ke orang lain, dan memberikan contoh kode yang bisa kamu coba langsung. Tersedia 24 jam, tidak pernah kesal, dan bisa menjelaskan hal yang sama dengan cara berbeda sampai kamu mengerti.

Tapi ada jebakan yang sering terjadi: menggunakan AI sebagai mesin copy-paste.

Kamu tanya “bagaimana cara buat fungsi untuk menghitung rata-rata?”, ChatGPT kasih kode, kamu paste, program jalan — dan kamu tidak belajar apa-apa. Minggu depan menghadapi masalah serupa, kamu harus tanya lagi. Siklus ini tidak membuat kamu jadi programmer.

Yang benar: pakai AI untuk mengerti, bukan untuk melewati proses belajar.

Tools AI terbaik untuk belajar coding

ChatGPT (chatgpt.com) adalah pilihan pertama yang tepat. Gratis, tidak butuh setup, dan bisa menjelaskan konsep dari level absolut pemula. Minta dia jelaskan baris per baris, minta dia buat analogi, atau minta dia tunjukkan kesalahan logika dalam kode yang kamu tulis.

Phind (phind.com) adalah search engine khusus untuk pertanyaan programming. Hasilnya lebih akurat dan relevan dari Google untuk pertanyaan teknis, dan gratis sepenuhnya.

Claude (claude.ai) dari Anthropic sering memberikan penjelasan yang lebih detail dan terstruktur untuk kode kompleks. Free tier tersedia dan cukup untuk belajar harian.

GitHub Copilot lebih cocok setelah kamu memahami dasar-dasarnya. Dia tidak mengajari konsep — dia hanya menyarankan kode saat kamu mengetik.

Cara yang benar pakai AI saat belajar coding

Aturan nomor satu: coba kerjakan sendiri dulu, minimal 10-15 menit, sebelum tanya AI. Proses berjuang itu bagian dari belajar — otak menyimpan solusi yang dicari lebih baik dari solusi yang diberikan langsung.

Setelah tanya AI, minta penjelasan — bukan hanya jawaban:

“Aku pemula Python. Tolong explain apa itu list comprehension dengan contoh sederhana, lalu kasih aku 2 soal latihan yang bisa aku coba sendiri.”

Setelah mendapat penjelasan, tutup jendela ChatGPT dan coba tulis kodenya dari memori. Kalau stuck, baru buka lagi.

Untuk debugging, paste error message lengkap beserta kodenya, dan tambahkan konteks:

“Ini error yang aku dapat: [error]. Ini kodenya: [kode]. Aku sedang mencoba [tujuan]. Tolong explain apa penyebabnya — jangan langsung kasih solusi, bantu aku pahami dulu.”

Contoh nyata: buat program pertamamu dengan bantuan AI

Coba buat kalkulator sederhana di Python. Ini program yang cukup kecil untuk diselesaikan dalam satu sesi, tapi cukup nyata untuk terasa bermakna.

Mulai dengan tanya ChatGPT: “Aku baru mulai belajar Python. Konsep apa yang aku butuhkan untuk membuat program kalkulator sederhana yang bisa menjumlah, mengurangi, mengali, dan membagi dua angka?”

Setelah mengerti konsepnya (fungsi, input/output, kondisi), coba tulis sendiri. Kira-kira seperti ini:

def hitung(angka1, operator, angka2):
    if operator == "+":
        return angka1 + angka2
    elif operator == "-":
        return angka1 - angka2
    elif operator == "*":
        return angka1 * angka2
    elif operator == "/":
        return angka1 / angka2

a = float(input("Angka pertama: "))
op = input("Operator (+, -, *, /): ")
b = float(input("Angka kedua: "))
print("Hasil:", hitung(a, op, b))

Kalau ada error, paste ke ChatGPT dan tanya apa artinya — jangan langsung minta solusinya.

Proses ini — coba, gagal, tanya, mengerti, coba lagi — adalah cara belajar coding yang sebenarnya. AI hanya mempercepat siklus itu.

Share:

Related Posts